• header
  • header

Selamat Datang di Website SMK TELEKOM | Menuju Sekolah Ramah Anak Yang Unggul dan Berkarakter

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK TELEKOM

NPSN : 20603288

Jl.Pamulang Permai II No.1, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan 15416


info@smktelekom.sch.id

TLP : 021-7432460, 7463929


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 28163
Pengunjung : 13532
Hari ini : 23
Hits hari ini : 34
Member Online : 0
IP : 34.232.51.240
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Lawan Covid-19, SMKTelekom Laksanakan Program Belajar Jarak Jauh




Corona Virus Deases 2019 atau dikenal dengan singkatan Covid-19 telah berubah wujud menjadi teror yang menakutkan di seantero jagad dunia, dengan status menjadi suatu pandemi.


 


Penyakit yang disebabkan oleh virus Corona ini berhasil membuat takut hampir semua penduduk Bumi di abad ini. Dimulai di akhir tahun 2019, wabah virus yang dapat menyebabkan kematian ini ditemukan menyerang penduduk Kota Wuhan, Tiongkok. Ribuan orang dilaporkan terjangkit virus ini, dan tidak sedikit yang meninggal dunia.


 


Awal tahun 2020, wabah virus ini mulai menyebar ke berbagai negara dan berubah menjadi suatu pandemi. Pandemi adalah suatu kejadian penyebaran penyakit dalam wilayah yang sangat luas, benua misalnya. Menurut data World Health Organization (WHO), tercatat sekitar 200 negara yang melaporkan terjangkit virus (serta 2 kapal pesiar besar, Diamond Princess dan MS Zaandam Holland America) dengan 785.797 orang positif terinfeksi dan 37.818 orang meninggal dunia, termasuk Indonesia sebanyak 1.414 kasus infeksi dan 122 pasien meninggal (sumber : www.kompas.com – 31/03/2020).


 


Indonesia sendiri mulai terjangkiti virus di awal bulan Maret 2020, dengan 3 orang pasien pertama yang positif adalah warga Kota Depok, kota yang bersebelahan dengan Kota Tangerang Selatan. Selanjutnya meluas seantero jagad nusantara terinfeksi hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Ini menunjukkan betapa cepat dan mudahnya virus ini menjangkiti manusia dan kemampuannya menginfeksi tubuh tidak pernah terbayangkan sebelumnya.


 


Mengantisipasi kondisi pandemi ini, dan sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia beserta Keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, maka SMK Telekom selanjutnya mengambil keputusan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran siswa jarak jauh dengan memanfaatkan saluran dan perkembangan teknologi informasi yang ada saat ini.


 


Program pembelajaran jarak jauh ini dilaksanakan dalam rangka menekan laju pertumbuhan penularan virus antar manusia. Sebagaimana diberitakan secara luas, virus ini menyebar antar manusia akibat adanya kontak langsung ataupun tidak langsung sesama manusia, akibat terpaparnya bagian tubuh dengan cairan droplet manusia terinfeksi (air liur dan cairan hidung).


 


Dengan pembelajaran jarak jauh ini, siswa tidak lagi berkumpul dalam satu ruangan dalam jumlah yang banyak sehingga menekan kontak fisik antar sesama warga SMK Telekom. Selain itu, upaya sterilisasi pun dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan sekolah.


 


Program Belajar Jarak Jauh


Mengikuti arahan Kemendikbud RI dan Dinas Pendidikan Prov. Banten, diputuskan bagi seluruh siswa SMK Telekom untuk megikuti kegiatan belajar mengajar melalui Program Belajar Jarak Jauh. Metode yang digunakan dalam proses belajar ini merupakan perpaduan antara cara belajar tradisional dan cara belajar yang memanfaatkan teknologi dan informasi terkini, seperti melalui media sosial Whatsapp, Google Classroom, Saba Banten, Google Documents, dan akan meluas penggunaan aplikasi pembelajaran lainnya.


 


Diharapkan dengan adanya Program Belajar Jarak Jauh ini maka akan terjadi penekanan penyebaran virus yang sudah menelan 6 korban jiwa di Tangerang Selatan ini (news.detik.com). Jaga jarak antar sesama (physical distancing) akan menjadi senjata yang efektif jika dilaksanakan oleh seluruh kalangan termasuk di lingkungan sekolah.


 


Berharap pandemi segera berakhir, SMK Telekom bertekad akan tetap menggunakan teknologi informasi ini dalam proses belajar mengajar berdampingan dengan cara belajar tatap muka di kelas. Semoga kita semua selalu dalam lingkungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dari semua marabahaya khususnya pandemi Virus Corona yang mematikan ini, aamiin ya robbal ‘alamiin. (bmd)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas